Press "Enter" to skip to content

Tolak Omnibus Law, Komite Aksi Bersama Imbau Mahasiswa di Ternate Jangan Diam

News-Mantra | Selasa 6 Oktober 2020


Komite Aksi Bersama di Kota Ternate bakal melakukan konsolidasi di berbagai kampus. Mereka menyerukan agar mahasiswa dan aktivis di Maluku Utara tidak mendiamkan kontroversi UU Cipta Kerja yang saat ini menuai protes.

“Rata-rata mahasiswa di Maluku Utara orangtuanya buruh dan petani. Maka keterlibatan mereka dalam menolak UU Omnibus Law sangat penting” kata Ahmad Ridwan Laha, Koordinator Aksi, saat dihubungi mantra, Selasa (6/10).

Menurut dia, tuntutan untuk menolak UU Cipta Kerja yang baru disahkan oleh DPR pada Senin 5 Oktober 2020 kemarin lewat sidang paripurna masih dapat dilangsungkan hingga 8 Oktober mendatang.

“Kita masih bisa mendesak DPR untuk batalkan UU Cipta Kerja hingga 8 Oktober nanti. Jadi harus terlibat” katanya. Ia menyebut aksi ini juga telah dijadwalkan secara nasional di mana mahasiswa dan federasi buruh di berbagai daerah akan langsungkan protes.

Selain mahasiswa, kata Ahmad, seruan konsolidasi akbar yang digaung pihaknya bakal melibatkan kaum buruh yang ada di Kota Ternate, “Kemungkinan buruh juga terlibat untuk konsolidasi besok” tambahnya.

Konsolidasi akbar yang digelar oleh Komite Aksi Bersama ini bakal berlangsung besok di Aula Kampus A Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU).

Siang tadi, sekira pukul 10.20 WIT, mereka telah melangsungkan aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Kota Ternate yang bertempat di Kelurahan Kalumata, Ternate Selatan. Aksi itu bertujuan menolak UU Cipta Kerja dan menyatakan mosi tidak percaya kepada DPR dan Pemerintah.

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *