Warta

Kemah Budaya Jadi Perekat Solidaritas Mahasiswa Baru

LPM Mantra- Menyambut mahasiswa baru angkatan 2025, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Budaya Universitas Khairun kembali menyelenggarakan kegiatan kemah budaya. Agenda tahunan ini berjalan sukses dan dilangsungkan selama tiga hari, mulai 3 hingga 5 Oktober 2025, di Lapangan Pramuka, Kelurahan Gambesi Kota Ternate.

Kemah budaya yang mengusung tema “Melestarikan Kebudayaan Melalui Gerak Alam,” ini, diikuti mahasiswa baru FIB dari lima program studi (Prodi). Selain itu selama pelaksanaan kegiatan, para mahasiswa baru mendapatkan berbagai materi yang inspiratif dan edukatif. Beberapa pemateri yang hadir di antaranya Hudan Irsyadi, S.S., M.A. (Wakil Dekan II Fakultas Ilmu Budaya) yang membawakan materi Kebudayaan, Arya Fitrah R. Nadjar (Ketua BEM FIB) dengan materi Sejarah Gerakan Mahasiswa, serta Dr. Syahyunan Pora, S.Phil., M.Phil. yang mengulas Filsafat dan Pemikiran Dasar.

Baca Juga ; Pengabdian Masyarakat Dosen FIB Dorong Pelestarian Sastra Lokal

Ketua BEM FIB, Arya Nadjar menjelaskan bahwa kemah budaya adalah agenda tahunan BEM FIB yang bertujuan memperkenalkan nilai-nilai budaya sekaligus mempererat solidaritas antar mahasiswa.

Suasana mahasiswa baru melakukan perenungan. Foto/Agung

Bagi dia, kemah budaya bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum penyatuan semangat antar program studi di lingkungan FIB.

“Kemah budaya adalah ruang untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat rasa kebersamaan antar mahasiswa baru. Targetnya setelah kegiatan ini, solidaritas angkatan 2025 semakin kokoh dan tidak lagi ada sekat antar prodi,” ujarnya saat ditemui reporter Mantra, Minggu (5/10/25).

Baca juga ; JATAM Ajukan Amicus Curiae untuk 11 Warga Adat Maba Sangaji

Mahasiswa Ilmu Sejarah ini bilang selain materi yang diberikan untuk mahasiswa baru), kemah budaya juga dimeriahkan dengan panggung ekspresi seni, permainan kebersamaan, serta aksi sosial berupa kerja bakti di kawasan pantai Gambesi. Suasana akrab dan penuh semangat menjadi penanda keberhasilan acara tahunan ini.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap agar semangat melestarikan budaya dan cinta lingkungan tetap tumbuh di hati mahasiswa baru, sebagai generasi muda yang akan meneruskan nilai-nilai luhur budaya bangsa,” pungkasnya.

Penulis: Agung/Mantra

Redaksi : Tim Mantra

Recent Posts

Dodengo: Seni Beladiri Suku Gamkonora Halmahera Barat

LPMMantra—Dodengo merupakan seni bela diri asli Suku Gamkonora yang menampilkan pertarungan satu lawan satu menggunakan…

4 minggu ago

Lewat Sekolah Relawan, Anak Muda Sagea Perkuat Peran Jaga Lingkungan

LPM Mantra—Perkumpulan Fakawele kembali menggelar Sekolah Relawan Kampung (SRK) sebagai ruang pembelajaran bagi generasi muda…

1 bulan ago

9 Tahun Berkarya, LPM Mantra Galar Bukber Alumni

LPMMantra—Peringati hari jadi Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Mantra Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Khairun (Unkhair)…

1 bulan ago

Aksi IWD FPUD: Suara Perempuan, Suara Kelas Tertindas

LPMMantra—Dalam rangka menyongsong International Women's Day, Front Perjuangan untuk Demokrasi (FPUD) Menggelar seruan aksi di…

1 bulan ago

Eksistensi Ekuilibrium: Puisi-Puisi Wahyu Setiyawan

Akedemisi Horizon  Pemaparan luar biasa Polanya mencakar-kacar kedunguan Sang durjana tetap saja senyum dan sombong…

1 bulan ago

Devaluasi Perlawanan Dan Kegagalan Structural Kesetaraan Gender

LPMMantra—Peringatan Internasional Women’s Day (IWD) telah mengalami kedangkalan eksistensial sebagai sekadar komoditas musiman. Apa yang…

1 bulan ago