Opini

Simpanan (Idealisme) dan Moral: Menjawab Polemik Terkait Langkah BEM FIB Unkhair

LPM Mantra—Dinamika kampus di internal Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Khairun akhir-akhir ini diwacanakan paska kehadiran Bupati Halmahera Tengah (Dr. Ir. Ikram Malan Sangadji, M.Si). Kedatangan Bupati Halmahera Tengah ini, tak lain dan tak bukan adalah mengisi agenda prioritas Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Budaya yaitu kuliah tamu. Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya menghadirkan kegiatan kuliah tamu tentu menghadirkan banyak polemik di kalangan mahasiswa. Sebagian kelompok mengatakan bahwa ini adalah desain kepentingan oleh BEM FIB. Tentu mestinya kita telusuri sebuah problem biar analisis terkait kehadiran bapak Bupati tidak bias dalam pemaknaan.

Sebagian kelompok tentu mengatakan bahwa ini adalah kepentingan BEM FIB, tapi kehadiran bapak bupati merupakan apresiasi banyak kelompok di tengah situasi industrialisasi yang begitu masif di Halmahera Tengah. Banyak problem yang hadir di daerah Halmahera Tengah, dan kehadiran Bupati Halmahera Tengah justru menghadirkan ruang dialogis di tengah masifnya problem yang ada ” Geopolitik Dan Kebudayaan Lokal”. Tema ini sengaja didesain oleh BEM FIB tak lain hanya bagaimana melihat pandangan bupati dalam pandangannya terhadap Geopolitik dan Kebudayaan. Ruang ini di desain tidak hanya untuk bapak bupati justru ruang ini adalah ruang dialogis bagi seluruh mahasiswa sekalian. Toh undangan terbuka.

Pemaknaan memang luas dalam kode etik penulisan dan kita saling memahami terkait pandangan orang yang bagi saya sendiri agak subjektivitas. Tetapi bagi saya inilah dinamika. Justru ruang dialogis yang semacam ini harus dimasifkan di tengah situasi kampus hari ini di mana ruang literasinya semakin minim.

BEM FIB tentu bukan baru kali ini menghadirkan sebuah tokoh publik dikegiatannya, sebelumnya dalam kegiatan dialog BEM FIB juga pernah menghadirkan Wakil Ketua DPRD Kota Ternate Jamian Kolengsusu sebagai pembicara.

Mestinya kegiatan ini diapresiasi karena ruang dialogis semacam ini masih terbatas di kalangan mahasiswa. Soal idealisme, kami yakin dan percaya BEM FIB masih menjadi pilar. Terbukti di beberapa problem, BEM FIB selalu melibatkan diri dalam melakukan demonstrasi dan mengkritik beberapa kebijakan pemerintah.

Namun, saya yakin dan percaya pasti ada kelompok yang mengatakan toh kenapa mestinya Bupati Halmahera Tengah yang diundang? Pertanyaan ini pasti muncul di benak sebagian kelompok. Justru inilah ruang yang pas bagi kita untuk menyampaikan sebuah problem yang ada dan meminta sikap dan juga pemerintah Halmahera Tengah dalam melihatnya. Di lain sisi pemerintah punya kebijakan terkait hal yang demikian makanya ini adalah desain BEM FIB biar kita saling menyerang dalam sesi gagasan untuk melihat kebijakan. Lalu kenapa tidak mengundang akademisi atau yang lain? Tentu ini juga menjadi pertanyaan akademisi memang punya potensial secara gagasan dalam melihat situasi geopolitik dan kebudayaan tetapi kritikan kita akan terlihat cuman-cuma sebab akademisi tidak punya kebijakan dalam mengambil sebuah keputusan. Justru Bupati lah pengambil sebuah keputusan jadi ruang ini sangat tepat sekali di buat oleh BEM FIB

 


Penulis: Tamhier Tamrin (Sekertaris BEM FIB)

Editor: Apdoni Tukang

Recent Posts

Inisiasi Cara Unik Antropologi Sambut Mahasiswa Baru

LPMMantra - Himpunan Mahasiswa Jurusan Antropologi Sosial (HUMANIS), Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Khairun menggelar Inisiasi…

3 minggu ago

Aksi Solidaritas dan Doa untuk Lima Jurnalis yang Hilang Saat Liputan Erupsi Anak Krakatau

LPMMantra - Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Ternate Ternate bersama sejumlah jurnalis menggelar aksi solidaritas…

3 minggu ago

Peringati Hari Tani, Mahasiswa Desak Hentikan Kriminalisasi Warga

LPMMantra — Sejumlah Mahasiswa Kota Ternate dalam aliansi Front Perjuangan untuk Demokrasi (FPUD) menggelar unjuk…

3 minggu ago

Universitas Khairun Abaikan Tuntutan Mahasiswa

LPM Mantra—Lambatnya tindak lanjut tuntutan sejumlah mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya Universitas Khairun (Unkhair) mengenai sejumlah…

1 bulan ago

Gedung PKM UKM Unkhair Tak Terurus

LPMMantra- Gedung Pusat Kreativitas Mahasiswa (PKM) Universitas Khairun (Unkhair) mengalami kerusakan parah. Gedung dua lantai…

2 bulan ago

FIB Unkhair Gelar Workshop Jurnalistik

Lpmmantra— Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Khairun (Unkhair) menggelar Workshop Jurnalistik Media Kemahasiswaan. Kegiatan bertajuk…

2 bulan ago