Warta

Lewat Sekolah Relawan, Anak Muda Sagea Perkuat Peran Jaga Lingkungan

LPM Mantra—Perkumpulan Fakawele kembali menggelar Sekolah Relawan Kampung (SRK) sebagai ruang pembelajaran bagi generasi muda untuk memperkuat kepedulian terhadap kampung dan lingkungan hidup. Kegiatan ini berlangsung di Stasiun Belajar Fakawele, Sagea, pada 14 sampai 17 Maret 2026.

Penanggung jawab kegiatan, Syarul Ahdani, mengatakan bahwa SRK merupakan program rutin yang dirancang untuk meningkatkan kapasitas remaja dan pemuda kampung agar lebih aktif berperan dalam menjaga lingkungan serta masa depan wilayah mereka.

Menurut Syarul, Sekolah Relawan Kampung tidak sekadar menjadi ruang belajar, tetapi juga wadah berbagi pengalaman dan membangun kesadaran kolektif generasi muda terhadap isu lingkungan dan kehidupan kampung.

Baca Juga :  9 Tahun Berkarya, LPM Mantra Galar Bukber Alumni

Selama pelaksanaan kegiatan, peserta mengikuti berbagai sesi pembelajaran, diskusi tematik, hingga kunjungan lapangan. Materi yang dibahas mencakup sejarah lokal, persoalan lingkungan, pengelolaan sumber daya alam, peran pemuda dalam komunitas, serta penguatan gerakan perlindungan lingkungan.

Salah satu peserta, Haikal, mengaku mendapatkan banyak pengalaman dan pengetahuan baru selama mengikuti kegiatan tersebut. Ia menyebut pembahasan mengenai sejarah kampung menjadi salah satu materi yang paling berkesan baginya.

Anak muda sagea  jelajah alam dalam sesi pelaksanaan kegiatan Sekolah Relawan Kampung. Foto : Adlun Fiqri

Ia juga mengajak remaja lain untuk turut berpartisipasi dalam kegiatan serupa di masa mendatang karena dinilai memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus bermanfaat.

Direktur Perkumpulan Fakawele, Adlun Fiqri, menjelaskan bahwa SRK merupakan bagian dari upaya organisasi dalam memperluas perspektif serta memperkuat keterlibatan kaum muda dalam menjaga kelestarian lingkungan di Sagea.

Baca Juga : Aksi IWD FPUD: Suara Perempuan, Suara Kelas Tertindas

Menurutnya, program ini menjadi salah satu agenda utama organisasi yang dilaksanakan setiap tahun sebagai bagian dari penguatan kesadaran dan kapasitas masyarakat. Selain SRK, Fakawele juga menjalankan program pemantauan ekosistem berbasis citizen science serta kampanye dan advokasi perlindungan lingkungan di wilayah Sagea.

Adlun menambahkan, kegiatan Sekolah Relawan Kampung akan terus dilaksanakan dengan melibatkan lebih banyak peserta dari berbagai kampung di masa mendatang.

Melalui kegiatan ini, Perkumpulan Fakawele berharap lahir semakin banyak generasi muda yang memiliki kesadaran, pengetahuan, dan keberanian untuk mengambil peran dalam menjaga kampung serta melindungi lingkungan hidup demi keberlanjutan kehidupan di Sagea.


Peliput : Agung/Mantra

Recent Posts

FIB Unkhair Gelar Workshop Jurnalistik

Lpmmantra— Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Khairun (Unkhair) menggelar Workshop Jurnalistik Media Kemahasiswaan. Kegiatan bertajuk…

2 hari ago

PKKMB FIB Unkhair Jadi Ruang Solidaritas untuk Masyarakat Adat

LPM Mantra- Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Fakultas Ilmu Budaya Universitas Khairun (FIB…

4 minggu ago

Mahasiswa PPKn Unkhair Tolak Praktik Peloncoan dan Feodalisme di Kampus

LPM Mantra – Sejumlah mahasiswa Program Studi PPKn, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas…

4 minggu ago

Warga Wairingin Lelewi Melawan Penggusuran:  Lahan Diserobot, Kebun Cengkeh Hilang

 LPM Mantra—Listrik padam malam itu di desa Waringin Lelewi, Kecamatan Kao, Halmahera Utara. Di tengah…

1 bulan ago

Perkuat Literasi, KKN Takome Gelar Lomba Pengembangan Bakat Anak

LPM Mantra – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Takome, Universitas Khairun menggelar lomba puisi berbahasa…

1 bulan ago

BEM FIB UNKHAIR Buka Posko Pengaduan Mahasiswa Baru

LPM Mantra – Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya Universitas Khairun (BEM FIB UNKHAIR) membuka…

2 bulan ago